Container Icon

LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI UJI MAKANAN


            LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI
UJI MAKANAN

Disusun oleh :
KELOMPOK 2
              Nama Anggota :
                        1. Danis Widiyanti        (05)
                        2. Arfan Rifki F.            (06)
                        2. Dian Reviyanti           (07)
                        4. Dwi Hastuti N.I         (08)
Kelas XI IPA4

SMA NEGERI KEBAKKRAMAT
TAHUN PELAJARAN 2010/2011

Uji Makanan

Tujuan : Menguji zat makanan protein, lemak, amilum, dan glukosa pada bahan makanan dengan menggunakan reagen tertentu.

Alat dan Bahan :
1.      Tabung reaksi empat buah                        8.    Larutan biuret
2.      Rak tabung reaksi                                     9.    Larutan lugol
3.      Pipet tetes                                                 10.  Larutan benedict
4.      Kertas Buram/HVS                                   11.  Putih telur
5.      Gelas kimia                                               12.  Minyak kelapa
6.      Pemanas spiritus                                        13.  Larutan kanji
7.      Plat tetes                                                   14.  Glukosa

Cara Kerja :
A.    Uji glukosa
1.      Menyiapkan empat buah tabung reaksi dn memberi label A, B, C,D, masing-masing tabung diisi :
a.       Tabung A dengan 10 tetes larutan kanji.
b.      Tabung B dengan 10 tetes larutan glukosa.
c.       Tabung C dengan 10 tetes putih telur yang telah di encerkan.
d.      Tabung D dengan 10 tetes minyak kelapa.
2.      Menambahkan ke dalam masing-masing tabung 10 tetes reagen benedict, kemudian memanaskan dalam air yang mendidih.
3.      Mengamati perubahan warna pada masing-masing tabung dan mencatat pada tabel pengamatan.
B.     Uji amilum
1.      Menyiapkan plat tetes dan memberinya label A, B, C, D, dan masing-masing label diisi :
a.   Tabung A dengan 10 tetes larutan kanji.
b.   Tabung B dengan 10 tetes larutan glukosa.
c.   Tabung C dengan 10 tetes putih telur yang telah di encerkan.
d.  Tabung D dengan 10 tetes minyak kelapa.
2.      Menambahkan ke dalam masing-masing label 3 tetes reagen lugol.
3.      Mengamati perubahan warna pada masing-masing label dan mencatat pada tabel pengamatan.
C.     Uji protein
1. Menyiapkan plat tetes dan memberinya label A, B, C, D, dan masing-masing label diisi :
a.   Tabung A dengan 10 tetes larutan kanji.
b.   Tabung B dengan 10 tetes larutan glukosa.
c.   Tabung C dengan 10 tetes putih telur yang telah di encerkan.
d.  Tabung D dengan 10 tetes minyak kelapa.
2.      Menambahkan ke dalam masing-masing label 3 tetes reagen lugol.
3.      Mengamati perubahan warna pada masing-masing label dan mencatat pada tabel pengamatan.


D.    Uji lemak
1.      Menyiapkan selembar kertas buram/HVS dan memberinya label A, B, C, D.
2.      Mengoleskan pada label A lautan kanji, label B larutan glukosa, label C putih telur, dan label D minyak kelapa, membiarkannya mengering / menjemur pada terik matahari.
3.      Menerawang kertas ke arah sinar, mengamati berkas yang ditinggalkan oleh setiap bahan makanan. Lemak akan meninggalkan noda transparan.

Tabel Pengamatan

              
No.
Jenis
Makanan
Perubahan warna
Noda di kertas
Hasil uji makanan
Benedict
Lugol
Biuret
Amilum
Glukosa
Protein
Lemak
1
Larutan kanji
-
Biru tua
Biru muda
-
V



2
Larutan glukosa
Merah bata
-
Hijau
-

V


3
Putih telur
Ungu
-
Ungu
-


V

4
Minyak kelapa
-
kuning
Biru
transparan



V

Catatan :
1.      Glukosa  +  Benedict ( dipanaskan)                : endapan merah bata
2.      Amilum  +  Lugol                                           : biru
3.      Protein  +  Biuret                                            : ungu

Pertanyaan dan Jawaban :

1.      Berdasarkan hasil pengamatan bahan makanan apakah yang mengandung protein, lemak, amilum, dan glukosa?Jelaskan jawabanmu!
Jawab : mengandung protein : putih telur, lemak : minyak kelapa, amilum : larutan kanji, glukosa : larutan glukosa.
2.      Apakah fungsi pemanasan pada uji makanan glukosa?
Jawab : untuk mereaksikan antara glukosa dan benedict sehingga menghasilkan warna merah bata.
3.      Sebutkan jenis makanan lain yang mengandung protein, lemak, dan amilum!
Jawab : mengandung protein : tempe, tahu, kedelai, ikan, susu, belut, udang, cumi-cumi, hati, otak, ginjal, rajungan.
Lemak : susu, mentega, keju, daging, kacang tanah, kelapa, wijen, margarine, biji mete, kacang kapri, kelapa sawit.
Amilum : buah-buahan manis, biji-bijian, umbi-umbian, padi, jagung, gandum, singkong, kentang, madu,gula tebu.
4.      Bagaimana cara kita untuk mengetahui banyak sedikitnya kadar protein dengan menggunakan cara yang sama dalam pecobaan?
Jawab : dengan melihat perubahan warna yang dihasilkan dalam percobaan, jika warna ungu semakin jelas maka kadar protein semakin tinggi.

5.      Sebutkan masing-masing manfaat bahan makanan yang kalian uji!
Jawab : Protein ; sumber energy, bagian penting untuk plasma sel, zat pembangun, untuk pertumbuhan, pengganti sel-sel yang rusak, pembentukan enzim, hormone, dan antibody serta mempertahankan viskositas darah.
Lemak  : sumber energy, pelarut vitamin A, D, E, K,dan zat lain, pembangun bagian tubuh tertentu, sebagai alas organ, pelindung tubuh darii suhu rendah.
Amilum dan glukosa  ; sumber energy, bahan pembentuk protein dan lemak, menjaga keseimbangan asam basa.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Perbedaan Akar dan Batang


Perbedaan Akar dan Batang

No.
Pembeda
Akar
Batang
1.
Ruas
Tidak Ada
Ada
2.
Daun
Tidak Ada
Ada
3.
Bulu
Ada
Tidak Ada
4.
Tudung
Ada
Tidak Ada
5.
Fungsi
Menyerap air dan bahan mineral dari dalam tanah
Menghubungkan akar dan daun
6.
Lentisel
Tidak Ada
Ada
7.
Lapisan Endodermis

Ada

Tidak Ada
8.

Cabang

Tumbuh karena aktivitas perisikel,disebut bersifat endogen

Muncul diantara bakal daun,disebut besifat eksogen

9.
Kutikula pada Epidermis

Umumnya Tidak Ada

Ada



10.
Perbedaan lebar cincin-cincin konsentris (lingkaran tahun)



Tidak Ada



Ada





11.




Gambar anatomi












  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

MANFAAT DAN DAMPAK MENONTON TELEVISI


MANFAAT DAN DAMPAK MENONTON TELEVISI


Disusun Oleh :
             
Nama           : Dian Reviyanti
              Nomor         : 07
              Kelas            : XI IPA 4

Pembimbing : Roro Probo Siwiningsih, S.Pd



SMA NEGERI KEBAKKRAMAT

TAHUN PELAJARAN 2010/2011

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

STADIUM KANKER,ARTI DAN KEGUNAANNYA


Stadium penyakit kanker adalah suatu keadaan dari hasil penilaian dokter saat mendiagnosis suatu penyakit kanker yang diderita pasiennya, sudah sejauh manakah tingkat penyebaran kanker tersebut baik ke organ atau jaringan sekitar maupun penyebaran ketempat jauh misalnya ke paru-paru, liver, tulang, otak dll.
Stadium hanya dikenal pada tumor ganas atau kanker dan tidak ada pada tumor jinak. Untuk menentukan suatu stadium, harus dilakukan pemeriksaan klinis dan ditunjang dengan pemeriksaan penunjang lainnya yaitu histopatologi atau PA, rontgen , USG, dan bila memungkinkan dengan CT Scan, scintigrafi dll, sehingga dapat dinilai keadaan kanker dan penyebarannya ke jaringan sekitar dan metastasisnya
Banyak sekali cara untuk menentukan stadium, namun yang paling banyak dianut saat ini adalah stadium kanker berdasarkan klasifikasi sistim TNM yang direkomendasikan oleh UICC / AJCC. UICC adalah International Union Against Cancer dari WHO atau World Health Organization / Badan Kesehatan Sedunia.
Sementara AJCC adalah American Joint Committee On cancer yang disponsori oleh American Cancer Society dan American College of Surgeons.
Pada sistim TNM dinilai tiga faktor utama yaitu “T” yaitu Tumor size atau ukuran tumor , “N” yaitu Node atau kelenjar getah bening regional dan “M” yaitu metastasis atau penyebaran jauh.
Ketiga faktor T,N,M dinilai baik secara klinis sebelum dilakukan operasi , juga sesudah operasi dan dilakukan pemeriksaan histopatologi (PA) .
Sebagai contoh yang baik penerapan sistim TNM ini adalah pada kanker payudara, walaupun kanker lainnyapun menggunakan sistim ini.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Racun Yang Paling di Gemari Orang


FAKTA TENTANG ROKOK
Racun di dalamnya
Didalam tembakau terdapat lebih dari 4000 zat kimia, dan sekitar 300 merupakan racun bagi tubuh dan 69 diantaranya adalah karsinogen (penyebab kanker).
Jadi pada waktu Anda merokok berarti sedang memasukkan 300 macam racun kedalam tubuh dan 69 diantaranya dapat menyebabkan Anda terkena kanker.  Tanpa Anda sadari bahwa Anda sedang bunuh diri secara perlahan.
Pembunuh Terbesar
Rokok membunuh pemakainya lebih banyak dari pada obat keras (drug) lainnya.
Perokok……………………………….....63,7%
Alkohol…………………………………..15,4%
Heroin…………………………………….0,4%
Kokain …………………………………...0,5 %
Lebih dari 2 juta orang setiap tahun meninggal di seluruh dunia akibat berbagai penyakit yang berkaitan dengan rokok.  Korban rokok lebih banyak dari pada korban tsunami. Dan ini terjadi setiap tahun, bahkan ada kecenderung meningkat di Negara berkembang, termasuk Indonesia.

Penyebab Kecanduan
Orang gencar memerangi narkotika, tapi melupakan rokok.  Sebenarnya dalam beberapa hal rokok memiliki rentetan akibat yang lebih berbahaya dari pada narkoba. Dan rokok seringkali menjadi pintu gerbang penggunaan narkoba. Seorang perokok akan lebih mudah tergoda untuk memakai ganja dan jenis narkoba lainnya dibandingkan bukan perokok. Rokok juga menyebabkan kecanduan lebih dari pada obat keras (drug) lainnya.
Rokok …………………………………100 %
Kokain ……………………………….. 97 %
Valium …………………………………85 %
Alkohol ……………………………….. 82 %
Heroin ………………………………... 82 %
Kafein ………………………………… 72 %

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Picture



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS